Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banjir

Kontradiksi antara relokasi warga kampung pulo dengan lahan RTH Pulomas

Ribut ribut di kampung pulo karena wilayah itu hendak ditata agar dapat terhindar dari banjir. Sebenarnya ada kontradiksi antara rekokasi warga dari pinggiran kali ke apartemen. Di Pulomas malahan sebaliknya. Tanah kosong untuk resapan air hujan malah diberikan kepada swasta. RTH alias Ruang Terbuka Hijau yang untuk resapan air dan berguna mencegah intrusi air laut dibawah tanah kedalam daratan kota Jakarta ....sekarang ini malah dialihkan justru oleh BUMD milik provinsi DKI Jakarta ke swasta. Sehingga RTH diwilayah Pulomas sudah nyaris habis tertutup bangunan beton, apartemen, pom Bensin, Supermarket, sekolah2 swasta dll

Dahsyat! Anjloknya Tanah Jakarta Terekam dari Luar Angkasa

Gambar
Sudah lima hari banjir belum mau pergi dari Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Empat kelurahannya -- Pluit, Penjaringan, Penjagalan, dan Kapuk masih terendam. Ribuan warga masih mengungsi, sebagian menempati lokasi yang tak layak ditinggali. Entah kapan banjir surut, tak ada yang bisa memastikan. Ancaman baru justru di depan mata, berupa potensi terjadinya pasang laut atau rob yang diprediksi bisa mencapai semeter pada Kamis (24/1) hingga dua hari ke depan. Setidaknya ada sejumlah hal yang disebut sebagai penyebab banjir di Penjaringan, di antaranya Waduk Pluit yang meluap, tingginya curah hujan, dan pompa yang mati.  Namun ada penyebab lain yang sejatinya nampak secara kasat mata: permukaan tanah yang makin anjlok. Deformasi berupa penurunan permukaan tanah di Jakarta Utara sempat diabadikan dari luar angkasa melalui satelit yang mengorbit Bumi. Foto tersebut dirilis situs Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) pada 2 April 2012. "Peta ini mempresen...

Banjir di Pluit bukan karena ..

REPUBLIKA.CO.ID , JAKARTA Empat kelurahan di Jakarta Utara masih terendam banjir. Banjir yang menggenangi Kelurahan Pluit, Kelurahan Penjaringan, Kelurahan Penjagalan, dan Kelurahan Kapuk ini disebabkan meluapnya Waduk Pluit, Kali Angke Hilir dan hujan setempat. Banyak yang mengira banjir tersebut diakibatkan jebolnya Waduk Pluit. Namun Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, memastikan tanggul Pluit yang memiliki luas 80 hektare tidaklah jebol. Lalu mengapa air Waduk Pluit bisa meluap? Berikut penjelasan Sutopo dalam siaran pers yang diterima ROL, Ahad (20/1). Jebolnya tanggul Banjir Kanal Barat (BKB) di Jalan Latuharhary pada Kamis (17/1) menyebabkan banjir menggenangi kawasan sebagian Jalan Sudirman, Bunderan HI, Jalan Thamrin dan sekitarnya. Sungai Cideng yang memiliki kapasitas debit 30 meter kubik per detik menerima beban tambahan debit dari tanggul sungai yang jebol di Jalan Latuharhary  sekitar 30 meter ...