Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

74 media terferivikasi

Minggu 05 Feb 2017, 04:39 WIB Ini 74 Media yang Terverifikasi Dewan Pers Danu Damarjati - detikNews Sebanyak 74 media massa di Indonesia sudah diverifikasi Dewan Pers. Dengan kata lain, media-media ini dianggap menegakkan kode etik jurnalistik dan pemberitaannya bisa dipercaya masyarakat. Dalam siaran Dewan Pers yang diterima detikcom, Minggu (5/2/2017), Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo alias Stanley menjelaskan program verifikasi perusahaan pers ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pendataan ini untuk memastikan komitmen media dalam menegakkan profesionalitas dan perlindungan terhadap wartawannya. "Pers, dalam menjalankan perannya, harus menjunjung kemerdekaan pers, menyampaikan informasi kepada publik secara jujur dan berimbang, serta bebas dari tekanan kapitalisme dan politik. Namun pers tidak boleh menggunakan kebebasannya untuk bertindak seenaknya saja," kata Stanley. Media yang terverifikasi merupakan media yang sudah memenuhi sy...

Mustinya bukan siapa pelapornya tetapi siapa dibelakang pelapornya

   Adapun Aliansi Jurnalis Independen menilai pemberitaan majalah Tempo mengenai dugaan rekening gendut milik Komisaris Jenderal Budi Gunawan tak menerabas aturan kerahasiaan perbankan. AJI menilai informasi itu bisa dipublikasikan lantaran kekayaan seorang pejabat publik boleh diketahui semua orang. "Sistem hukum di Indonesia menggolongkan informasi tentang harta kekayaan penyelenggara negara sebagai informasi publik," ujar Ketua Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, Suwarjono, dalam keterangan persnya

Timeline: 12 Agustus 1998

Suharto's Son-in-Law Under Fire By Cindy Shiner Special to The Washington Post Wednesday, August 12, 1998; Page A20 JAKARTA, Indonesia—There are two legends in Javanese culture about what happens when a man marries the daughter of a king. The groom could be like Jaka Tingkir, who killed his father-in-law and established a new kingdom. Or he could follow the footsteps of Ageng Mangir, who attempted several coups against another sultan and ended up dead. Today, Indonesia is watching the story of former president Suharto and his son-in-law, Lt. Gen. Prabowo Subianto. Hashim Wahid, a businessman who has known Prabowo since kindergarten, said he asked him once in jest: "Who do you want to be? Jaka Tingkir or Ageng Mangir?" The response? "He just slammed the door in my face and never talked to me again for 12 years." Since Suharto was forced from power by student protests and widespread rioting in May, sources close to Prabowo say the former president has refus...