Postingan

Menampilkan postingan dengan label Luar Negeri

Kebijakan moneter :Tentang Hutang, Pinjaman Negara, Pinjaman Luar Negeri

Merdeka.com - Salah satu agenda pembangunan ekonomi pasangan Capres Prabowo - Hatta disorot dengan tajam oleh Analis Ekonomi dari IRAI (Independent Research and Advisory Indonesia), Lin Che Wei. Che Wei yang juga pernah menjadi CEO Danareksa mengatakan bahwa salah satu program pasangan ini akan sulit untuk dilaksanakan, bahkan bisa mengancam stabilitas perekonomian nasional. Che Wei menjelaskan dengan rinci mengenai program-program yang dinilainya tidak realistis. Misalnya program utang Indonesia nol persen tahun 2019 yang ada dalam visi dan misi Prabowo - Hatta . Menurut dia, program ini sangat lucu karena tahun 2019 jelas-jelas sudah ada pemerintahan baru pengganti pemerintahan terpilih tahun 2014-2019. Jadi menurut dia, apabila Prabowo - Hatta terpilih, pemerintahannya masih boleh utang, tetapi pemerintahan selanjutnya tidak boleh utang. "Ini paling lucu, akan mengurangi utang dengan target nol persen tahun 2019. Lah, tahun 2019 mereka sudah tidak lagi menjabat. Artinya, ...

Timeline: 12 Agustus 1998

Suharto's Son-in-Law Under Fire By Cindy Shiner Special to The Washington Post Wednesday, August 12, 1998; Page A20 JAKARTA, Indonesia—There are two legends in Javanese culture about what happens when a man marries the daughter of a king. The groom could be like Jaka Tingkir, who killed his father-in-law and established a new kingdom. Or he could follow the footsteps of Ageng Mangir, who attempted several coups against another sultan and ended up dead. Today, Indonesia is watching the story of former president Suharto and his son-in-law, Lt. Gen. Prabowo Subianto. Hashim Wahid, a businessman who has known Prabowo since kindergarten, said he asked him once in jest: "Who do you want to be? Jaka Tingkir or Ageng Mangir?" The response? "He just slammed the door in my face and never talked to me again for 12 years." Since Suharto was forced from power by student protests and widespread rioting in May, sources close to Prabowo say the former president has refus...